Body shaming adalah perilaku mengkritik atau mengomentari fisik atau tubuh diri sendiri maupun orang lain dengan cara negatif. Entah itu mengejek tubuh gendut, kurus, pendek, atau tinggi, sama seperti anda melakukan bullying secara verbal.
"Kok kamu gendutan? olahraga gih!" , "Gila, jerawat lu kok makin banyak aja sih?" , "Lu dekil banget gila"
Sang korban yang menerima kata-kata tersebut mungkin akan tertawa pada awalnya, tetapi itu bisa mengganggu pikirannya kelak. Dalam kesendiriannya nanti, dia bisa mengangis sejadi-jadinya, bahkan mungkin bisa membuatnya menyalahkan diri sendiri.Lalu dia bisa jadi tidak percaya diri lagi dan menarik diri dari lingkungan sekitarnya.
Kebanyakan pihak yang melontarkan kata-kata tersebut bilang hanya sebagai candaan saja atau demi kebaikan sang korban untuk berubah, tetapi kata-kata itu bisa membuat seseorang hancur dan tidak semua orang bisa berubah seketika itu juga.
Seseorang bisa menjadi tidak percaya diri, insecure, bahkan depresi. Apa salahnya kita menjaga omongan kita? Buatlah sebisa mungkin tidak menyakiti perasaan orang lain. Kalau kita tau itu menyakitkan, lebih baik jangan diucapkan.
STOP BODY SHAMING! :)
"Kok kamu gendutan? olahraga gih!" , "Gila, jerawat lu kok makin banyak aja sih?" , "Lu dekil banget gila"
Sang korban yang menerima kata-kata tersebut mungkin akan tertawa pada awalnya, tetapi itu bisa mengganggu pikirannya kelak. Dalam kesendiriannya nanti, dia bisa mengangis sejadi-jadinya, bahkan mungkin bisa membuatnya menyalahkan diri sendiri.Lalu dia bisa jadi tidak percaya diri lagi dan menarik diri dari lingkungan sekitarnya.
Kebanyakan pihak yang melontarkan kata-kata tersebut bilang hanya sebagai candaan saja atau demi kebaikan sang korban untuk berubah, tetapi kata-kata itu bisa membuat seseorang hancur dan tidak semua orang bisa berubah seketika itu juga.
Seseorang bisa menjadi tidak percaya diri, insecure, bahkan depresi. Apa salahnya kita menjaga omongan kita? Buatlah sebisa mungkin tidak menyakiti perasaan orang lain. Kalau kita tau itu menyakitkan, lebih baik jangan diucapkan.
STOP BODY SHAMING! :)
artikel yg bermanfaat
ReplyDeleteEmang orang-orang suka ga sadar dengan apa yg diucapkan mereka,pdhl ucapan mereka bikin drop seseorang.
ReplyDeleteMari kita cari pertanyaan basa-basi lain yang tidak menyinggung perasaan orang lain :)
ReplyDeleteSebuah artikel yang sangat bermanfaat good job!!!
ReplyDeleteMenjaga perasaan dengan memilah lisan udah Keren kok
ReplyDeleteGak ada salahnya dengan tubuh manusia. Jaga omongan
ReplyDeleteBaguss sekali artikelnya, semoga kedepannya kaka bisa sosialisasiin di kampus-kampus karena masih banyak orang yang malas membaca dan tidak mengetahui tentang hal ini.
ReplyDeleteTulisan yang bagus, semoga orang oranb lebih bisa menjaga omongan dengan tidak membawa-bawa fisik
ReplyDeleteSemua orang juga udh ada porsinya dan tiap org juga pasti ada kekurangan juga kelebihannya
ReplyDeleteSetelah melihat ini , aku seperti di ingatkan untuk mengganti kata" ku ketika body shamming kepada teman
ReplyDeleteMulai sekarang hati2 dalam berucap meskipun berniat bercanda tapi harus sewajarnya saja, jangan sampai menyinggung orang lain. Sangat bermanfaat 👌
ReplyDelete